Thursday, April 9, 2009

:: God ::

Tuhan . .

aku hanyalah seorang hamba lemah
yang merasa ingin selalu Kau ibakan di setiap detik yang kian berjalan

aku bagai seorang yang haus akan rahmat Mu
seperti musafir yang terlalu letih untuk bisa mendapatkan segelas air di kala perjalanan panjangnya

aku adalah seorang yang kian terbujur kaku di saat jauh dari pelukan hangat kasih Mu
layaknya garisan pelangi yang selalu setia mencari kedatangan hujan di luasnya langit untuk mengadakan wujud kilau indah nya

aku seperti dalam nya lorong gua yang patuh pada perintah kegelapan
karena enggan nya matahari menghentakkan terang sinar nya
di kala hura dunia menghantar ku pergi manjauh dari kilaun Mu Tuhan ku

aku seperti sosok ratu aurora yang bersembunyi dan diam menunggu sang raja ionosfer
agar anggun ku terlihat membelenggu kan di balik lapisan singgasana atmosfer

Tuhan . .

aku teramat sadar untuk selalu bertahan hidup berjalan di liku nya dunia yang fana ini
pula aku tidak mengetahui , entah apa daya raga ku jikalau Engkau tiada di hati

andai Engkau meminta biru nya air di luasan bentang samudera kepada ku ,
aku hanya bisa memberi ketidak jernih nya genangan air yang dapat terinjak lalu terpercik entah kemana

semua anggapan itu kian menyadari ku akan banyaknya kekurangan yang ku miliki di hadapan Mu

aku layaknya untaian debu di bioma padang pasir
yang mudah sekali tergoyah untuk terbang mengikuti kehendak angin bertiup

seperti itulah dosa dosa ku
yang tidak akan tertutupi walau jarum waktu senantiasa berputar untuk mengganti hari

Tuhan . .

kiranya aku hanya seorang hamba yang terlalu merindu akan rahmat serta ridho Mu
sinari lah gelapnya sisi hati dengan biasan cahya Mu di selama ku hidup ,

bagai terik matahari di kala siang yang berteman baik dengan bulan di saat malam
untuk selalu menerangi dan menjaga bumi Mu ini tiada henti . .

No comments:

Post a Comment