Monday, October 22, 2012

We Called As Love

Halo, selamat pagi.
Kali ini gue bakal speak up tentang yang namanya perasaan,
Lebih tepatnya "cinta".
Kalau udah ngomongin ginian pasti ngga ada abisnya deh,
Ada aja yang terungkap dan tidak terungkapkan dari perasaan cinta.
Yang bener-bener tau cuma diri lo, perasaan lo, dan nggak ada yang lain.

Manusia itu dilahirkan dengan sikap dan sifat yang pasti nggak sama dengan orang lain. Gue yakin itu.
Mungkin gue sama dia punya sifat yang sama, namun belum tentu dengan sikap kita.
Sikap cenderung berubah, yes as many people said that people changed as time goes by.
Dari hal inilah gue mau sedikit mencurahkan (aduh bahasanya) mengenai perasaan. Lebih kepada exactly feelin that created by real love.

Bagi kalian yang lagi merasakan atau pernah merasakan bagaimana struggling-nya dalam membina suatu hubungan (cewek-cowok) yang lama pasti bisa didefinisikan dengan salah satu kata, yakni SULIT.
Kata lama disini sebenernya relatif ya,
Kalo dari pemikiran gue sendiri, kata berhubungan lama itu kisaran 1,5 tahun ke atas.
Hubungan yang gue maksudkan itu tentang pacaran ya, bukan sekedar temen, sahabat, atau TTM-an hehehe.

Yuk, lanjut!
Gue merasakan bahwa sangat sulit, juga dibutuhin suatu perjuangan dimana lo bener2 sedang diuji sebesar apa sih perasaan lo ke dia dan sedewasa apakah lo sebenarnya?
Bulan-bulan pertama dimana masih saling mesam-mesem, cinta yang sangat antusias, feelin happy all the time, itu pasti terjadi dan ngga mengherankan. Kita kenal masa-masa itu dengan sebutan Honeymoon-Stage.
At that stage, hubungan terasa benar-benar manis. Gue pun ngga munafik kalo gue pasti selalu merindukan masa-masa indah itu.
Haha thats currently happens in once of relationship! No doubt about it.
Pokoknya, all moments were so sweet deh. *blushing*

Setelah yang manis-manis terjadi, yang pahit-pahit nggak mau kalo ga ikutan juga ternyata.
Dia yang kita kenal perhatian banget, semuanya hal indah pake banget, telah terlihat tahap demi tahap kepribadian aslinya.
Ibarat punya mainan, dia udah bosen sama mainan yang lama, jadi udh ngga terlalu antusias lagi. (tapi gue ga bilang gue sama dgn mainan ya).
Dalam tahap ini intensitas dalam hubungan sudah mulai menurun.
Dulu yang sering, jadi jarang saat sekarang. Apapun hal nya.
Mulai deh tuh hubungan dipermainkan dengan masing-masing persepsi.
Kalau pacarannya penuh drama, alias masih belum dewasa deh pemikirannya, pasti bisa ngalahin sinetron televisi hehehe.
Yang namanya berantem, tuduh ini tuduh itu, sudah nggak bisa terelakkan.
Masing-masing punya alasan sendiri kenapa bertingkah ini dan itu.
Pada moment tersebut yang paling dibutuhkan adl kepercayaan dan meminimalisir ego,
Ketika merasa sudah terlalu parah, lebih baik berenti berseteru. Keadaan akan jauh lebih membaik karena pikiran nggak seamburadul sebelumnya.
Gue pun pernah ngelewatin masa itu kok.
Berantem, komunikasi nggak baik, adu omongan, dan banyak lagi.
Tapi pada akhirnya, pasti ada yang mengalah dan yang meminta maaf.
Yang gawat jika kedua pihak sama-sama punya ego yang tinggi,
Mungkin ngga ada kata lain selain putus.

Sulit memang.
Terlebih sulit lagi mengungkapkannya dalam sebuah tulisan.
Intinya, gue yakin orang-orang berpasangan yang bisa melewati waktu hingga lebih dari 2 tahun itu, hebat!
It needs very strong person, yang bener-bener ingin bersatu dengan menumpas segala ego bahkan mengorbankan perasaannya.
Demi menjaga suatu hubungan yang ingin sekali mereka pertahankan.
Gue belajar banyak dari pengalaman 3 tahun gue berpacaran ini..
Perasaannya campur aduk, dan seperti yang gue bilang bahwa ini SULIT!
But, i do really want to get through this, i wanna know and get my true love.
And i can say thats works, for my relationship with him.

Dan sekarang, hubungan gue sudah berjalan 3 tahun 2 bulan.
All I can say, this is hard, you need to be patient, strong, and believe.
Setelah lo bisa melewati hal-hal sulit yang banyak terjadi,
Mungkin disaat hubungan melewati masa 1-2,5 tahun,
Lo akan belajar banyak sekali hal dalam suatu hubungan.
Karena gue pun merasakan itu dan sekarang gue sudah menjadi pribadi yang jauh lebih baik, lebih kepada bagaimana gue me-manage perasaan dan cara berpikir.
Gue dan dia atau kalian akan sama-sama belajar, gimana bs menghadapi berbagai hal yang memang harus dihadapi, baik itu positif or negatif.
Semuanya akan berjalan lurus ketika keyakinan sudah menjadi fondasi dlm menjalani suatu hubungan.
All bad things will be destroyed by love.
Love turns us to the positive way. and should be that.

All is good now. My love relationship.
There's only one that you need to build your love is a TRUST.


At the end, I can assume that:
"love is not about finding the right person, but creating a right relationship.
Its not about how much love you have in the beginning, but how much love you build till the end".

About Jobs


Talking about jobs, I think its kinda motivating and frustrating sometimes.
Maybe you just wondering why i'm feeling & thinking like that?
Because it happenned on me, yea.

Most of people, agree that they will fight for their dreams,
and the first step after graduated is looking for a good job as a job seekers.
Of course its depending of the capability of each person.
We will be facing the real fucking world, that every person currently freakin in finding jobs!

Me, as a person who hv build my own business since 2 years ago, have another perspective in thinking about jobs. Because i already felt comfort collecting money in my own way. 
And i'ts probably because i dont wanna go out from my comfort zone.
The reason isnt only that, but about what kinds of jobs that I can be applied.
Iam graduated from Public Relations, as my experience of finding jobs (relating with my majoring), i found that was so hard to have Public Relations job for fresh graduate.
Most of well-known company asking for an experience in related field if you want to apply for that position (as a public relations). Oh Gosh, life's so cruel!
And maybe there's a third reason..
Its about the salary that you will get, especially for fresh graduate.

I am kind of person who like to compare things, (im comparing about good things, ya).
Just like locations, energy, times, salary of course, job desc., etc.
And i get the result that working & building my business is more valueable and productive for me.
Especially for what i get then.
I assume that if I give my best and always focus for this thing, it will be really great!


But, still, I dont know where life gonna bring me then?
Maybe I will be an entrepreneur? 
All I know, there's a chance. ;-)

Saturday, October 20, 2012

Baby Farzan Isfandyar Sadikin

Happy Sunday, Bloggers.

Who's this cute baby?
Oke yang jelas gue bukan Ibu nya ya.

Jadi, pada tanggal 9 September 2012, bayi ini Alhamdulillah telah lahir dan akhirnya bertemu dengan dunia.
Farzan anak kaka gue yg pertama. This cute baby boy is her first child. Yang namanya baru punya anak pasti gak heran deh kalo kelimpungan ini itu. Untungnya ada gue & nyokap yg bantu ngurusin. Dan untungnya lagi memang gue suka sekali sm anak kecil.

I'm just feelin that I have another world when I'm with babies or childs. Whatever it is, I could be so much happy!

So, welcome to the world, Farzan.
Aunty love you much <3

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Hello Again, Bloggersss.


Okay, lemme say hello!

Yup gue kembali menulis dan menyapa blog yang kian usang ini.
Lama banget gak ke urus ya gara2 sibuk ini itu.
Ga sibuk juga sih ya, mungkin krn memang ngga nyempetin waktu aja untuk sekedar menulis.. ckck ;-p

Banyak moments, tapi ngga akan rampung kalo gue jabarin dan males ngingetnya juga.
So, the most thing that happenned in my past adalah gue sudah di WISUDA!!
Yeayy, I'm finally graduated from Universitas Indonesia!
Congratulations for the Cumlaude and I already kno I deserved it :-D

Oui, cukup sampai disini tulisan gue yg sangat singkat dan tidak berisi.
Sampai jumpa lagi di lain kesempatan & smg gue pny banyak mood untuk ngisi Blog!

Goodbye.

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT