Diam. Hening. Kebetulan adzan Isya berkumandang. Aku tetap dengan Ipad baruku.
Ibarat istri baru yg girang memiliki emas, sama hal nya dgn aku yg sdg gemar dgn produk canggih ini.
Hem, balik ke topik yg ada di benak-ku.
Aku bingung. Knapa stidaknya stiap 5 menit aku hrs melihat Blackberry dlm keadaan hening.
Hening dlm Blackberry aku maksudkan dgn tdk adanya notif.
Ya, notif dr siapa lg yg kerap aku tunggu hingga detik ini. Bukan customers FB-ku, tapi dia.
Ini sdh hari ke sekian dia sperti ini, tp baginya ia biasa saja ketika aku minta penjelasannya. Mungkin bagi org hal ini sepele, tp bagiku ini salah satu hal yg bs mmbuat kami tdk hangat.
Kadang, aku bs dgn santainya tdk menggubris hal ini, namun ada kalanya dmn aku bs berjam-jam memikirkan hal ini tanpa berujung baik, mungkin ujung-ujungnya menyesal, lalu klimaks dengan menangis. Aku benci, dl ia mrpkn org yg tdk bs lihat aku menangis, namun skrg spertinya hampir stiap masalah yg aku tangisi berasal dr dia atau hubungan kita. Huh.
Aku tdk sepenuhnya menyalahkan dia, namun apakah pria merupakan manusia yg kurang peka?!
Sudah hampir 2 tahun mungkin aku bersamanya. Jangan ditanya, smua rasa dalam hidup mungkin pernah aku hadapi. Layaknya permen nano-nano yg memiliki smua rasa ha ha ha, ya aku tau ini boring. Sudahlah.
Barusan lagi aku menengok, ya apa lg slain blackberry. Tapi masih dalam keadaan sama tuh. Bbrp detik aku diam, rasanya ingin smua beban yg ada dikepala ku ini berubah mnjadi kesenangan yg tdk akan brakhir. Apa bisa? Aku tdk hidup dalam dunia mimpi. Huh, memang aku tdk realistis, teman2ku blg begitu.
1 hal yg aku inginkan skrg, dia di hipnotis utk mengatakan seluruh apa yg ia rasa kepadaku. Ya, mungkin ini efek dari seringnya aku melihat acara uya kuya :( lagi2 aku tdk realistis. Aku percaya tiap kata yg ia ucap atau tulisan mengenai perasaan yg ia tulis lewat bbm. Tetapi, kadang aku mnjadi ragu, ketika ucapan atau kata2 tsb tidak cukup menaklukan hati ku seperti dl.
This is complicated. Very complicated, ketika hubungan antara dua manusia perempuan dan laki-laki berjalan dengan lumayan lama.
Allah, tolong aku.
No comments:
Post a Comment